Sosok ‘Mbak Admin’ di Balik Kopdar Ihya Gus Ulil

  • Whatsapp

Kitab Ihya Ulumuddin karya Imam al-Ghazali merupakan kitab tasawuf yang fenomenal. Sebab ia menjadi kitab yang dipelajari hampir di seluruh pesantren dalam pengajian eksklusif di internal pesantren atau inklusif dalam pengajian umum. Pada umumnya pengajian Ihya hanya diperuntukkan bagi kaum tua saja, karena dianggap telah memasuki fase untuk menekuni laku tasawuf di akhir-akhir usia. Anggapan ini akhirnya melekat dalam paradigma masyarakat bahwa tasawuf hanya bisa dipraktikkan oleh orang-orang yang telah berusia tua, padahal praktik tasawuf bisa diterapkan oleh siapapun baik tua maupun muda. ini dibuktikan oleh Gus Ulil sendiri dalam setiap kajian Ihya.

Pada pengajian live streaming bulan Ramadan lalu di sela-sela pengajiannya, Gus Ulil sedikit bernostalgia tentang pertama kali diadakannya live streaming Pengajian Ihya. Gus Ulil mulai mencuat di media dan ramai diperbincangkan oleh publik karena brandingnya soal “Jaringan Islam Liberal”. Tentu ini menuai kontroversi di masyarakat bahkan ditanggapi langsung oleh mertuanya sendiri, KH. Musthofa Bisri atau yang lebih dikenal dengan Gus Mus. Berdasarkan kutipan laman tirto.id (Ulil, JIL, dan Kritik terhadap Islam yang Mapan) Gus Ulil menggemakan Jaringan Islam Liberal untuk meresahkan masyarakat dan menggugah pikiran mereka soal pemahaman Islam yang selama ini menurutnya tidak berkembang. Namun tindakan dan beberapa pernyataan yang kontroversial ditanggapi oleh Gus Mus ini digubris oleh beliau sehingga ciri khas Gus Ulil yang dahulu menggebu-gebu dan arogan dalam mengemukakan pendapatnya atau wacana keislamannya kini berubah. Saat ini beliau dikenal dengan Pengajian Kitab Ihya melalui live streaming di akun facebooknya.

Read More

BACA  Nafas Gus Dur untuk Kemanusiaan

Dalam kajiannya Gus Ulil sering menyebut “mbak Admin” yang berperan di balik pengambilan videonya dan juga penyebaran informasi mengenai jadwal pengajian ini. Tentu kita bisa menebak siapa sosok “Mbak Admin” itu. Ialah Ienas Tsuroya istri beliau sendiri yang juga putri dari Gus Mus. Sosoknya memilki peran yang cukup kuat dan besar dalam proses dan berkembangnya pengajian live streaming hingga menjadi kopi darat Ihya di berbagai kafe atau kampus. Bermula pada Ramadan 2017atau 2016 -penulis sedikit lupa soal tahun yang tepat- menurut penuturan Gus Ulil saat siaran langsung pada Ramadan 2019 ia menuturkan bahwa ide pengajian Ihya ini berasal dari istrinya sendiri yang sekaligus menjadi Mbak Admin. Beliau memulainya dengan melakukan siaran langsung pembacaan kitab Ihya di rumahnya dan disiarkan di akun facebook Gus Ulil sendiri. Ternyata kegiatan ini direspons baik oleh masyarakat facebook dari berbagai kota bahkan negara. Tidak hanya dari kalangan pesantren tetapi juga dari kalangan lain yang turut menikmati pengajian online tersebut.

Durasi yang berlangsung biasanya sekitar satu sampai satu jam setengah. Dalam siaran langsung seringkali penonton saling berkomentar dan Mbak Admin membalasnya menggunakan akunnya sendiri. Biasanya sebelum live streaming dilakukan atau penundaan jadwal Mbak Admin akan melakukan pegumuman dengan highlight “woro-woro” kepada jamaah facebookiyah. Terlihat di sini ada kerja kolektif antara Gus Ulil dan Mbak Admin tentunya dong, para jomlowan dan jomblowati. Bahkan seringkalli penulis melihat Mbak Admin begitu sigap di setiap kopdar atau pengajian yang mengundang Gus Ulil dengen menenteng tripod, power bank dan seperangkat alat sholat rekaman lainnya. Kemesraan Gus Ulil dan Mbak Admin tidak ditunjukkan dalam bentuk sekadar makan-makan di restoran, wefie dengan pipi berdekatan layaknya pengantin baru atau gombalan-gombalan lainnya di media sosial. Kedua sejoli ini mampu mewujudkan sesuatu untuk kepentingan bersama.

BACA  Sinta Nuriyah: Sosok Perempuan Tangguh dan Panutan

Kita juga melihat bahwa Mbak Admin selalu menerima Gus Ulil baik saat ia sempat gempar di publik karena pernyataannya  yang kontroversial sampai saat ini akhirnya memilih kehidupan yang lebih adem-ayem dengan mengadakan Ngaji Ihya’. Gus Ulil dan Mbak Admin menjadi contoh yang baik dalam mewujudkan rumah tangga yang harmonis dan bermanfaat untuk sesama. Ngaji dulu yang bener ya Mblo, jangan mikir nikah terooosss..

Tanggapan Anda

Related posts