Tiga Alasan Kenapa Kader IPPNU Harus Punya Banyak Keturunan

Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia

Begitulah lirik lagu Kasih Ibu kepada Beta yang pantas menggambarkan para kader Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Sebab, mereka sangat ikhkas mengabdi kepada NU dan negeri ini tanpa berharap imbalan apapun. Belum lagi, menjadi kader IPPNU tentunya memiliki tanggung jawab yang besar. Sesuai dengan visi dan misinya, organisasi ini bercita-cita membangun sumber daya kader yang berakhlakul karimah, berilmu dan berwawasan kebangsaan. Nah, oleh sebab itu kader IPPNU bertanggung jawab untuk menjadi sekaligus mencetak kader yang sesuai dengan visi misinya itu.

Berbicara mengenai pengkaderan, tentu IPPNU sebagai aktivis perempuan yang progresif dan jarang kesepian, tidak hanya berpeluang mencetak dan melahirkan kader ideologis saja, akan tetapi juga bisa mencetak kader biologis. Sebagaimana pepatah bilang, anak-anak dan juga suami hebat lahir dari rahim seorang ibu yang hebat dan kuat.

Kader IPPNU adalah putri-putri bangsa yang luhur, yang hebat, yang tidak hanya bisa menaklukkan akang-akang IPNU, tetapi juga mampu membuktikan diri atas kontribusinya terhadap bangsa dan negara. Maka dari itu, kader-kader IPPNU juga harus memiliki keturunan yang banyak, supaya tonggak perjuangan terus berkibar sesuai biduk perkembangan zaman.

Berikut beberapa alasan kenapa kader IPPNU harus punya banyak keturunan:

Gen Ibu Lebih Dominan Menurun Kepada Anak

Dalam beberapa hasil penelitian, 60% gen ibu menurun kepada anak. Artinya, banyak sekali hal yang diwariskan oleh ibu kepada anaknya, bukan hanya soal fisik saja, lebih daripada itu, hal lain seperti kecerdasan, emosi dan watak banyak sekali menurun kepada anaknya dari gen ibu.

BACA  Syekh Tholha Bin Tholabuddin ; Mursyid Tariqah Qadariyah Wan Naqsabandiyah dari Pesisir Utara

Nah, tentunya sebagai kader IPPNU yang banyak sekali menerima nilai-nilai perjuangan melalui diskusi, dinamika organisasi, dan lainnya selama menjalani proses organisasi tentu akan lebih berpeluang melahirkan anak yang berkualitas dong, apalagi kalau suaminya juga berkualitas hehe.

Dengan melahirkan banyak keturunan, tentu kader IPPNU yang berkualitas sangat berpeluang melahirkan keturunan yang berkualitas pula. Oleh karena itu, sudah barang tentu kader IPPNU harus punya banyak keturunan.

Ibu Sebagai Madrasah Utama Bagi Anak

ippnu

Sebuah adagium terkenal dalam bahasa Arab mengatakan, “al-Umm Madrasah al-Ula’, Idza A’dadtaha A’dadta Sya’ban Thayyib al-A’raq”, yang artinya “ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.”

Berangkat dari adagium tersebut, seorang ibu sangat mempunyai peran sentral dalam pendidikan anak. Sebelum menerima pendidikan dari luar rumah, seorang anak pasti akan cenderung bergantung kepada ibunya. Apalagi dalam masa pertumbuhan balita ke remaja, banyak sekali hal yang dicontoh oleh seorang anak kepada ibunya terutama dalam pembentukan karakter.

Melihat potensi kader IPNNU yang kebanyakan sudah terdidik dalam organisasi dan juga lingkungan pendidikannya, tentu memiliki peluang yang besar dalam melahirkan generasi atau keturunan yang berkualitas. Sebab, dengan keterdidikannya itu, mereka akan mengerahkan pengetahuannya dalam mendidik anak di rumah dengan memberikan suri tauladan yang baik bagi anak.

Meminjam perkataan orang bijak, “Ketika menciptakan seorang kader sejatinya bukan hanya menciptakan satu orang kader, tapi lebih dari itu kamu sedang menciptakan satu generasi pemimpin di masa yang akan datang.”

Berangkat dari perkataan itu, kader IPPNU yang sudah terlatih dan terdidik itu akan menciptakan generasi selanjutnya yang lebih berkulitas daripada generasinya. Tentu dengan anak-anak yang dilahirkannya dong.

BACA  Gus Muwafiq: Ulama yang Mampu Diterima Semua Kalangan

Memberantas Para Jomlo

Dengan semakin banyaknya kader IPPNU melahirkan keturunan, semakin besar juga peluang para jomlo melepaskan statusnya. Sebab kesepian yang sudah lama menetap di hati para jomlo akan segera hilang dengan kehadiran para anak-anak yang dilahirkan dari para ibu-ibu kader IPPNU yang tentu memikat mereka bukan hanya dari kecantikannya saja, akan tetapi dari status mereka pula sebagai anak-anak kader IPPNU.

Maklum saja, terkadang banyak orang memilih berstatus jomlo hanya karena beralasan pilih-pilih calon. Nah, melihat keturunan dan anak-anak kader IPPNU tentu banyak yang tertarik dong. Kader IPPNU saja banyak sekali yang memikat hati, bagaimana dengan anak-anaknya? hehe

Tanggapan Anda

One thought on “Tiga Alasan Kenapa Kader IPPNU Harus Punya Banyak Keturunan

Comments are closed.

Close
Social profiles