Jangan Remehkan Selera Musik Ibu-Ibu Muslimat

  • Whatsapp

Tidak hanya setia mengawal dakwah Ahl as-Sunnah wa al-Jamaah, menjadi patron keluarga hingga pelayanan umat yang paling setia,di balik ketegaran dan kekeramatan sebagai seorang Ibu Bangsa, Ibu-ibu Muslimat ternyata punya selera tinggi soal pemilihan nada dan penyampai nasihat lewat media, Selena Gomez jelas kalah, Black Pink lewat apalagi Duo Srigala.

Pernahkah kalian datang ke acara resmi yang digelar Ibu-ibu Muslimat NU? Atau datang ke kondangan dan yang empunya hajat orang Muslimat? Pastikanlah kalian mendengar lantunan musik ini, sebab jika tidak, berarti anda tersasar ke hajatan orang lain, atau bisa jadi kalian justru tersasar dalam bayangan masa lalu bersama mantan, hmm. 

Read More

Hal pertama yang patut diamati, dalam acara apapun, baik yang bersifat formal maupun non-formal seperti hajatan dan selametan, Ibu-ibu Muslimat pasti memutar lagu-lagu wajib sebelum, ketika, dan sesudah acara. Lagu-lagu wajib tersebut seperti Indonesia Raya, Mars Muslimat, Yalal Waton, Sholawat Nahdliyyin, dan aneka macam hadroh atau terbangan khas Jawa Timuran. 

Bisa dibayangkan, selera musik Ibu-ibu Muslimat ini sangat nyentrik, memadukan lagu Indonesia Raya yang penuh dengan penghayatan nasionalis dan patriotis, kemudian dipadukan dengan lagu-lagu yang sarat akan Keislaman. Ini membuktikan bahwa Ibu-ibu Muslimat ternyata lebih Nasionalis-Religius dibandingkan dengan Perindo. Ya iyalah, aransemen yang digunakan tidak terlalu barat dan tidak terlalu timur, lebih ke arah tengah yang menandakan bahwa Ibu-ibu Muslimat sangat moderat bahkan sampai selera musik sekalipun.

Selanjutnya adalah lagu-lagu legendaris yang menjadi ciri khas Ibu-ibu Muslimat, yaitu lagu-lagu Qosida Ria. Beuh, lagu ini sarat akan makna-makna sarkasme dengan alunan Melayu-Jazz-Rnb yang membuat pendengarnya seketika sakau dan tidak sadarkan diri bergoyang pinggul hingga jemari. Sangat melegenda dan menjadi cikal bakal aransemen rock-slow. Bahkan, Freddy Mercury sangat tertarik untuk berduet bersama Aminah agar dapat membawakan lagu Qasidah Ria ini.

BACA  Menakar Pengaruh Arus Informasi Santri dalam Merawat Nilai-nilai Pesantren dan Keindonesiaan

Konon lagu ini mengandung unsur pengasihan, daya tarik dan kekeramatan yang dapat mengundang banyak masa untuk menghadiri acara Ibu-ibu Muslimat. Maka tidak heran, kalau acara Ibu-ibu Muslimat selalu ramai, ternyata lagu inilah yang menjadi pengelaris. 

Lagu-lagu Qasidah Ria yang sering diputar dalam acara tersebut diantaranya : Dunia dalam Berita, Wartawan Ratu Dunia, Tahun 2000, Jilbab Putih, dan Keadilan. Pokoknya kalian pastikan saja, selain kalian menjadi penasaran, yang jelas lagu-lagu tersebut tentu lebih enak didengar daripada Mars Perindo.

Tanggapan Anda

Related posts