Kisah Cinta Yusuf dan Zulaikha yang Penuh Romansa Rindu-Dendam

  • Whatsapp

Pernah dengar cerita cinta Nabi Yusuf Alaihissalam dan Zulaikha? Ya, meskipun banyak sejarah lantang mengungkap aksi heroik Yusuf tatkala menolak cinta Zulaikha, sebenarnya Yusuf muda kala itu juga merasakan cinta yang begitu kuat pada pandangan pertama, lho.

Cerita cinta yang begitu menginspirasi dan menggugah. Apalagi jalan ceritanya sangat indah dan happy ending.

Read More

Ya, kala itu, meskipun keduanya saling mencinta, namun Zulaikha hadir dengan cinta yang menggebu serta penuh syahwat, sedangkan Yusuf mendapat petunjuk hingga terhalang menjemput hasrat Zulaikha.

Kisah selanjutnya penuh pilu, Yusuf memilih hidup di dalam kurungan besi agar tak timbulkan fitnah ke sana-kemari. Sedang Zulaikha hanya mampu meratap, menahan harkat dan martabat keluarganya sebagai orang terpandang kala itu.

Al-Quran sendiri tidak menyebutkan penamaan secara rinci atas nama Al-Aziz ataupun Zulaikha seperti cerita yang selama ini kita dengar di dalamnya, para mufassir pun sangat berhati-hati dan tak jarang berbeda pendapat dalam menerjemahkan kisah ini.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa, kisah ini bermula saat Nabi Yusuf dibeli oleh Ithfir atau Qithfir (Menteri Keuangan Raja) saat pemerintahan Ar-Royyan bin Al-Walid. Menkeu ini memiliki istri yang bernama Ra’el binti Ra’ael, yang terkenal dengan nama Zulaikha.

Dan menurut Ibnu Asyur dalam Tafsirnya At-Tahrir wa Al-Tanwir disebutkan bahwa Ra’el adalah adalah sebutan Bangsa Yahudi, sedangkan Zulaikha adalah sebutan dalam Bahasa Arab klasik.

Setelah kisah pilu Yusuf dan Zulaikha yang menyebabkan Yusuf dipenjara, pun dengan para perempuan yang memotong jari-jarinya, tiba waktunya kebenaran terungkap, bahwa Menkeu yang dululah yang dengan sengaja memfitnah Yusuf hingga masuk ke dalam jeruji besi.

BACA  Poligami Hanya Kedok untuk Memuaskan Kelamin

Dan keadaan ini pula yang akhirnya membuat Menkeu dicopot dari jabatannya dan dilantiklah Yusuf sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Nahasnya, setelah dicopot, Menkeu yang lama, suami Zulaikha kemudian meninggal dunia.

Menurut Ibnu Jarir At-Thobari, Bak gayung menyambut sumur, setelah Menkeu lama meninggal, Raja Ar-Royyan bin Al-Walid berinisiatif untuk menikahkan Zulaikha dengan Nabi Yusuf.

Rindu dan dendam mereka selama bertahun-tahun kembali bersemi, merekah dan membawa gembira bagi semesta, kali ini mereka berdua telah sah menjadi bagian tak terpisahkan sebagai pasangan suami-istri, rindu mereka kini terbayar, dendam mereka terbalaskan dengan panjangnya penantian.

Bahkan dalam suatu riwayat, ketika mereka berdua berada dalam satu kamar, terjadilah dialog yang begitu romantis. Diriwayatkan, Nabi Yusuf membuka percakapan terlebih dahulu ;

” Bukankah kesempatan seperti ini lebih baik dan terhormat daripada pertemuan kita dulu ketika engkau menggebu-gebu melampiaskan hasratmu, Wahai Zulaikha “.

Lalu Zulaikha menimpali dengan jawaban yang diplomatis ;

” Wahai orang yang terpercaya, janganlah engkau memojokkanku dengan ucapanmu itu. Ketika kita bertemu dulu, jujur dan akuilah bahwa di matamu akupun cantik dan mempesona. Hidup mapan dengan gelar kerajaan dan segalanya aku punya. Namun ketika itu aku tersiksa karena suamiku tidak mau menjamah perempuan manapun termasuk aku. Lantas aku pun mengakui dengan sepenuh hatiku akan karunia Allah yang diberikan atas ketampanan dan keperkasaanmu”. Yusuf hanya tersenyum.

Diriwayatkan oleh para mufassir bahwa Nabi Yusuf menyadari bahwa pernyataan yang dikatakan Zulaikha benar. Kehidupan mereka lalu dikaruniai dua anak laki-laki.

Cinta mereka dikenang, termaktub dan kekal abadi sebagai jawaban atas cinta orang-orang yang senantiasa gigih dan bersabar.

Kalau kamu, sudah sampai mana usaha dan kesabaranmu, Mblo?

Tanggapan Anda

Related posts