Tafsir Tematik Al-Quran Tentang Isra’ Mi’raj

  • Whatsapp

Bagi umat islam memperingati peristiwa agung yang dialami Nabi Muhammad SAW sudah menjadi kebiasaan di setiap tanggal 27 Rajab, ada yang merayakan dengan tahlil, istighosah, ataupun pengajian umum bahkan di beberapa daerah merayakan dengan adat masing- masing yang sudah turun menurun tentu dengan filosofi yang ada. Meskipun kerap kali dianggap bid’ah oleh sebagian orang , yo wis biarkan saja . Namun dari peristiwa tersebut ada pelajaran hidup untuk kita semua yang berstatus hamba. Loh ko Hamba? Bukan Manusia?


Menurut Gus Ach Dhofir Zuhry , pengampu kajian tafsir tematik ; Isra ‘ dalam makna harfiyah berarti ‘’perjalanan di malam hari’’ , sedangkan Mi’raj memiliki makna ‘’alat atau kendaraan untuk mendaki’’. Dalam Qur’an Surat Al Isra hanya disebutkan Isra saja. Tetapi kemudian dialog- dialognya berlangsung dalam Surat An Najm . Jadi kalau membincang Isra ada dua surat yang membahasnya .

Read More

Pertama, dalam QS. Isra ( 17) diawali dengan ayat ‘’Subhana’’ yang kedua dalam Surat An Najm (53) diawali dengan ‘’Wannajmi Idza Hawa’’ keduanya sama- sama mengandung makna yang menakjubkan.


Dalam Al Qur’an Surat Al Isra ( Bani Israil ) ayat pertama ‘’ subhanalladzi asro biabdihi lailam minal masjidil haram ilal masjidil aqsa..Illa Akhirihi’’ disebutkan kata ‘’Abdi ‘’ seorang hamba . Dalam hal ini Allah menyebut Nabi Muhammad SAW dengan sebutan ‘’Hamba’’yang bermakna pelayan . Kenapa tidak disebutkan dengan nama,gelar ,hanya hamba saja tidak ada term yang baik atau kekasih? di ayat ke 3 Surat AL Isra dijelaskan bahwa Nabi Nuh a.s adalah hamba yang banyak sekali syukurnya maka disebut Abdan Syakuro, lalu apa bedanya abdun dengan abdan syakuro? Padahal disurat yang sama dan ayat yang berbeda. Oleh karena itu beberapa pendapat mengatakan Isra-nya Nabi Nuh dengan menggunakan kapal, tetapi banjirnya Nabi Nuh ada kreatifitas usahanya ,Nabi Nuh menanam pohon dahulu untuk memperoleh kayu dan membuat kapal dengan waktu cukup lama. Nabi Nuh dalam Al Qur’an disebutkan berusia 950 tahun sehingga tugas melayani umatnya lebih panjang dan hanya memilki pengikut 80 orang. Sehingga Nabi Nuh berdoa meminta Tuhan untuk orang yang ongkang – angking kaki, rumahnya diratakan dengan tanah sebab tidak ada yang beriman maka doanya dikabulkan.

BACA  Gus Baha’: Saya Termasuk Ulama’ yang Ingin Membuat Gerakan ‘Cangkem’ Elek


Sedangkan ahlak Nabi Muhammad SAW tidak seperti itu, ini disarikan dalam satu kisah Nabi Muhammad yang memiliki kambing dan akan dipotong . Lalu sahabat satu per satu datang menawarkan diri untuk menyembelih,mengguliti, dan memotongnya. Semua menawarkan jasa melayani Nabi ,pendek kata Nabi Muhammad berkata ‘’saya yang mencari kayu’’ kemudian para sahabat menawarkan diri , tetapi Nabi bilang ’’Allah tidak senang kalau ada orang diistimewakan sedangkan dia sendiri ongkang angking kaki sementara santrinya repot. Semacam kalau bicara ingin didengar oleh orang lain yang lainnya bak botol ,kalau orang lain bicara malah ribut sendiri . Oleh karena itu mana yang istimewa? Maka dengan demikian derajat ‘’abdun’’ lebih tinggi.

Ada pendapat khalifah lebih tinggi karena khalifah butuh kreatifitas melayani , Abdun hanya menghamba saja .Bukankah melayani juga khalifah? pemimpin juga Abdun?
Subhana adalah peristiwa yang supranasional . Masjidil Haram berada di Makkah, Masjidil Aqsa di Palestina. Kenapa perjalanan dari masjidil haram ke palestina? Masjidil Aqsa tadinya adalah haikal sulaiman , jadi ada dua versi Masjid palestina atau yang di Sidratul muntaha? Yang di Palestina lazim dalam sejarah Aelea kapitulina adalah kota suci tiga umat beragama yakni yahudi,nasrani dan islam. Maka Nabi menapaktilasi khazanah peradaban – peradaban perjalanan Nabi- Nabi di Masa lalu. Karena palestina central atau pusat episentrum peradaban para Nabi masa lalu yang di ziarahi oleh kanjeng Nabi sebelum menuju langit. Ada yang bilang peristiwa itu satu malam ada yang bilang berapa menit karena itu peristiwa tersebut ’’Subhana ‘’ karena banyak Wallahu ‘alam di dunia ini. Kalau mau dijelaskan distorsi waktu itu gampang anda menonton film kesukaan anda 3 jam akan terasa lima menit. Tapi kalau anda baca Qur’an lima menit terasa satu jam.
Kemudiaan saat peristiwa Mi’raj malaikat Jibril menampakkan wajahnya. Sayapnya 600 , kepalanya 1000. Satu kepala ada seribu gurun,satu gurun ada seribu rindang ,satu rindang ada seribu bahasa. Ketika jibril membuka sayapnya langit tak terlihat artinya alam raya penuh dengan sayap jibril. Gambaran Nabi Magrib wal Masyrif timur barat tak terlihat. Dan bumi bagian dari tata surya yang kecil. Tata surya bagian dari galaxy, perkiraan para ahli, galaxy itu dua milyar , lalu kita ini siapa? lalu untuk apa kita membanggakan amal,ilmu harta padahal kita kecil.

BACA  Meraih Jiwa Muthmainnah


Oleh karena itu dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad mendapatkan perintah sholat lima waktu dan di surga disaksikan berbagai macam gambaran manusia. Makanya ketika sholat terdapat takbir sebagai upaya kita tashrir mengecilkan diri sendiri. Alam raya ini kecil apalagi alam kita karena Allah Asyakur Maha menerima , Maha memaklumi kita, maka kita diterima. Karena itu Nabi nanti ketika menghadap mengucap ‘’ Attahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu lillah. ‘’ Allah Menjawab ‘’ Assalamu ‘Alaika Aiyuhan Nabiyyu Warahmatullahi Wabarokatuh’’, Para Malaikat menjawab ‘’Asholatu alaina wala ibadillahissolihin’’ . Allah menerima lalu mengucapkan salam kepada kita melalui kanjeng Nabi. Kita ini remeh sebutir debu, debu dalam debu . Makanya sholat itu mengecilkan kita,maka para wali banyak ketika sholat takbir langsung pingsan.


Isra’ berdasarkan ayat ‘’ Asra Biabdihi lailan’’ kalau masjidil aqso dimaknai baitul makmur berarti satu peristiwa, kemudian kenapa Allah menyebut Hamba? Karena hamba yang paling keren. Nabi Ibrohim pernah ditanya Allah ‘’Man Anta YA Ibrohim ? ‘’Ana Kholilurrahman’’ saya ini kekasih dzat yang maha pelimpah kasih, Kemudian Nabi Musa ‘’ Ana Karimulloh ‘’ orang yang diperkenankan Tuhan berbicara langsung atau juru bicara Tuhan. Nabi Isa ‘’Ana Ruhul Qudus ‘’ saya roh suci yang lahir ke bumi tanpa bapak. Dan Rasulullah SAW ‘’Ana Abdukal Yatim’’saya hambamu yang yatim. Maka Allah menyanjung ahlak Nabi ‘’Laallaka huluqin adzim ‘’sungguh engkau diatas pekerti yang luhur yang agung. Kalau para Nabi dan Rosul ‘’Huluqin adzim’’ahlak yang mulia.


Bagaimana mencerdasi peristiwa isra miraj? solusinya ‘’satu’’Kalau nalar tidak sampai caranya nalar harus bersujud dari masjidil harom ke masjidil aqso lalu ke langit kan cape,kalau kecerdasan kita bersujud , maka kita tidak akan menipu, maka ketika sujud membaca ’’ Subhanarobbiyal A’la Wabihamdi ‘’ ,kecerdasan pengetahuan tidak akan kita salah gunakan dan ketika sujud itulah dimana kita berbisik ke bumi langit yang bergetar ,justru arsy yang berguncang , maka tempat sujud namanya masjid . Masjid yang dibangun diatas ketaqwaan . Seharusnya ISRA MIRAJ dilaksanakan setiap hari , tidak berhenti pada tanggal 27 Rajab. Kita menapaktilasi perjalanan Nabi terdahulu supaya perjuangan kita teguh membela NKRI ,ASWAJA berjuang di NU supaya hati kita mantap baru nanti Mi’raj dengan sholat (Yutsabiqul fuadan) . Oleh karena itu kita semua tahu ahlusunah mengambil jalan tengah. Kanjeng Nabi ISRA MI’RAJ ya ‘’Qodzotan’’ dalam keadaan sadar rohani jasmani, kalau versi mutzilah Nabi dikatakan tidur, kalau begitu kalau mau sholat tidur dulu kan itu bahaya. Jadi sebetulnya Isra itu ya kita hari ini melakukan perjalanan ,melakukan petualangan intelektual oleh karena itu, boleh intelektual sejauh- jauhnya ,tapi pendakian spiritual harus setinggi- tingginya.

Tanggapan Anda

Related posts