Perangi Covid-19, YPRU Guyangan Produksi APD Secara Mandiri

  • Whatsapp

Kabar mengembirakan datang dari Workshop Penjahitan (Balai Latihan Kerja Komunitas) Raudlatul Ulum yang berhasil membuat sendiri APD (Alat Pelindung Diri) untuk memenuhi kebutuhan medis RS. As-Suyuthiyyah Yayasan Pendidikan Raudlatul Ulum, Guyangan, Trangkil, Pati.

Bagaimana tidak, di tengah jumlah PDP Covid-19 yang kian meningkat, sulitnya mendapatkan APD untuk dokter dan paramedis dibeberapa tempat, BLK Pesantren Raudlatul Ulum berhasil menciptakan sendiri APD untuk memenuhi kebutuhan medis RS As-Syuyuthiah. Ini menjadi bukti bahwa pesantren juga bisa mandiri dalam menyukseskan program pemerintah memerangi wabah Covid-19.

Read More

Kerentanan tenaga medis terhadap fasilitas kesehatan dan petugas kesehatan disadari betul oleh BLK Pesantren Raudlatul Ulum dengan inisiatif pembuatan APD ini secara mandiri. ” Workshop Penjahitan (Balai Latihan Kerja Komunitas) Pesantren Raudlatul Ulum membuat sendiri APD (Alat Pelindung Diri) untuk memenuhi kebutuhan medis RS. As-Suyuthiyyah Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan Trangkil Pati, ” sebagaimana dikutip dari facebook ofisial Raudlatul Ulum.

Dok. Raudlatul Ulum

Sepanjang sejarah, pesantren tidak pernah berhenti memberi sumbangsih bagi Bangsa dan Negara. Meskipun sederhana dan sering tak terlihat, contoh pembuatan APD tersebut menjadi bukti bahwa pesantren selama ini tidak hanya ikhlas berbakti, tapi juga dapat diandalkan, dan yang terpenting tidak banyak mengeluh.

Hal tersebut paling tidak dapat menginisiasi instansi dan kementerian terkait dalam memerangi Covid-19, bahwa saat ini kita tidak boleh terlalu menekan dan menciptakan huru-hara berlebih yang menekan konsen sektor lain seperti ekonomi dan isu lain seputar pencegahan yang kiranya lebih penting diketengahkan pada masyarakat.

BACA  Hikayat Kitab 'Jadug' Rujukan Kiai dan Santri di Pesantren

Biar bagaimana pun, kondisi petugas medis yang berada di garda terdepan harus diutamakan, dan hal ini disadari oleh pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berpedoman bahwa menjaga juga tak kalah penting daripada mengobati.

Tanggapan Anda

Related posts