(Masih) Menanti Langkah Besar Staffsus Milenial Merespon Covid19

  • Whatsapp

Sejumlah ilmuan dan ahli memprediksi, bahwa ODP dan PDP Covid19 akan terus bertambah. Prediksi tersebut dipaparkan dengan tujuan agar antisipasi penyebaran Covid19 bisa dimaksimalkan.

Beberapa tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang pun telah melakukan inisiasi untuk menekan dampak Covid19 yang mulai dirasakan dan merembet ke berbagai lini, utamanya ekonomi, pendidikan dan kesehatan mental masyarakat. Namun hal tersebut nampaknya belum dilakukan Stafsus Milenial Presiden.

Read More

Ditengah banyaknya tokoh muda bersaing menyumbangkan tenaga dan fikiran untuk berkontribusi menangani Covid19 melalui pengaruhnya, alih-alih ikut bersuara, Stafsus Milenial Presiden justru bungkam.

Ini menjadi catatan penting bagi Presiden soal pembentukan Stafsus Milenial dan apa peran pentingnya dalam kabinet, mengingat toh Presiden sudah memiliki banyak menteri.

Dan, nampaknya hajat besar pembentukan Stafsus Milenial hanya disandarkan untuk seremonial pencitraan serta balas jasa, betul begitu, Pak?

Meskipun start up idientik dengan generasi milenial, seharusnya Presiden tidak hanya mengklasifikasi latar belakang tersebut dari masing-masing stafsus, melainkan turut serta pula menaruh tokoh muda yang konsen terhadap kesehatan dan lingkungan, dengan catatan bahwa urgensi pembentukan stafsus itu memang kebutuhan dan bukan semata-mata sebagai balas jasa politik.

Hal tersebut patut dipertimbangkan mengingat letak geografis Indonesia yang rawan bencana, terlebih lagi dalam keadaan darurat bencana nasional seperti ini, rasanya Presiden memerlukan tokoh muda yang juga konsen serta vokal terhadap lingkungan dan kesehatan, duh jadi ingat Pak Sutopo.

Lagi pula, sebenarnya kontribusi meringankan beban masyarakat saat munculnya wabah Covid19 ini juga tidak harus dari mereka yang memiliki latar belakang kesehatan juga sih, karena pada dasarnya semua orang bisa ikut membantu dan meringankan.

BACA  Memahami Makna Takdir di Tengah Pandemi Corona

Akan tetapi, sangat disayangkan, Staffsus Milenial yang dianggap sebagai cermin tokoh muda yang inovatif dan bersemangat, seolah miskin inovasi untuk paling tidak ikut membantu memberikan ide besar, atau sekedar melakukan fundraising demi membantu perekonomian di masyarakat.

Kalau lagi-lagi beralasan bukan latar belakangnya, toh di luar sana banyak anak-anak muda yang bukan berlatar belakang kesehatan, namun tetap mampu berkontribusi.

Kalau masih alasan bukan bidangnya, buat apa juga Staffsus Milenial dibentuk, kan sudah ada kementerian.

Juga kalau cuma bisa main ke BNPB, kenapa harus jadi staffsus?

Tanggapan Anda

Related posts