Harlah PMII: Banyak Euforia Sedikit Aksi Nyata Lawan Corona

  • Whatsapp

Semarak kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam merayakan hari jadinya ke 60 memang luar biasa. Ucapan selamat harlah mengalir tak terbendung di berbagai media massa miliknya. Entah benar-benar merasa bangga menjadi bagian dari warga pergerakan atau hanya sebatas ikut-ikutan saja. Jelasnya, mengikut garis intruksi Pengurus Besarnya.

Berbeda dengan harlah-harlah sebelumnya, harlah PMII tahun ini berbarengan dengan semakin meluasnya wabah pandemi corona di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Sebagai warga pergerakan, kita patut bangga dengan kader-kader yang berada di daerah-daerah. Mengapa? Selain menyambut dengan penuh kegembiraan perayaan harlah pergerakannya, di sisi lain mereka sedih dengan keadaan masyarakat yang semakin susah hidupnya akibat wabah mematikan ini. Entah dari sisi ekonomi, sosial, atau psikisnya.

Read More

Berbeda dengan Pengurus Besar (PB) PMII yang hanya bisa mengadakan dan mengumpulkan APD (alat pelindung diri) serta istighotsah doa bersama, para kader di daerah mencoba terjun langsung membantu masyarakat bawah dalam menghentikan penyebaran wabah mematikan ini. Misalnya, PMII Rayon Babat Jagat Tjokorda bersama Komunitas Milenial Malang Melawan Corona, berkolaborasi membuat masker untuk dibagikan secara cuma-cuma. Adapula PC PMII Tasikmalaya yang bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana alias Tagana melakukan penyemprotan desinfektan dan mengedukasi masyarakat ikhwal pentingnya pola hidup sehat dalam upaya melawan pandemi corona dan masih banyak lagi.

PB PMII seharusnya lebih tanggap dalam melihat kader-kader yang masih semangat dalam garis perjuangan rakyat dengan melakukan gerakan kepedulian yang lebih kreatif, inovatif, dan mencerminkan keintelektualan sebagai organisasi kemahasiswaan. Misalnya, mengintruksikan seluruh pengurus ditingkat cabang,komisariat dan rayon dalam membantu mengedukasi masyarakat bawah sembari mengawal kebijakan pemerintah terkait bantuan berupa dana dan sembako atau membantu mengontrol kesehatan dan kebutuhan pangan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi melalui form atau apapunlah yang berkaitan langsung dengan hidup rakyat.

BACA  Rocky Gerung dan Gus Dur : Antara Kritis dan Kepercayaan Diri yang Tinggi

Musibah wabah pandemi corona di Indonesia masih sangat menghawatirkan hingga saat ini dan PB PMII sejauh ini belum memaksimalkan pergerakannya dalam mengadakan kegiatan yang bersifat kemanusiaan. Mungkin akan lebih terkenang dalam sejarah jika PB PMII mengerahkah seluruh tenaga dalam mengabdi kepada masyarakat banyak dalam menghadapi pandemi corona ini seperti halnya pengerahan tenaga, kekuatan, pikiran, dan masa dalam memperebutkan satu jabatan strategis.

Bukankah itu juga yang tertuang dalam Tri Khidmat PMII yang menyebutkan takwa, intelektual, dan profesional? Bila direfleksikan dengan Nilai Dasar Pergerakan PMII akan terwujud Hablum min Allah, sebagai manifestasi dari takwa, Hablum min An-Nas yang juga bisa diterjemahkan pada laku sosial sebagai wujud dari intelektualitas kader PMII, dan Hablum min Al-Alam sebagai manifestasi sosial dalam semangat pergerakan.

Sudah saatnya Nilai Dasar Pergerakan itu dipraktikkan secara nyata. Tidak hanya disuguhkan pada saat pengkaderan saja. PB PMII seharusnya memberi contoh nyata dalam mengamalkan Tri Khidmat PMII pada situasi yang menghawatirkan seperti saat ini agar tidak terkesan bersenang-senang dalam rumah pribadi tapi mengabaikan tetangga yang hampir mati. Bersorak di hari kelahirannya, bungkam terhadap siapa yang membuatnya lahir. Banyak berteori, bingung mempraktekannya. Janganlah membuat kesan harlah PMII kali ini lebih banyak euforia dibanding aksi nyata lawan corona.

Semoga pemangku jabatan tertinggi di PMII segera sadar dengan garis perjuangannya, garis memperjuangkan rakyat Indonesia. Di umur yang tidak lagi muda, para kadernya hendaknya semakin sadar untuk mengurangi euforia-euforia yang tidak terlalu penting dan kembali pada tujuan yang benar dengan semangat tangan terkepalnya sembari maju ke muka dengan teriakan SALAM PERGERAKAN.

Tanggapan Anda
  • Whatsapp

Related posts